Kamis, 19 Juli 2012

STRATEGI PEMASARAN UNTUK PEMIMPIN, PENGIKUT, DAN PENCERUK PASAR


Strategi Pemimpin Pasar
Pemimin pasar merupakan perusahaan yang biasanya mengungguli perusahaan lain dalam perubahan harga, pengenalan produk baru, jangkauan distribusi, dan intensitas promosi. Pemimpin merupakan titik orientasi bagi para pesaing, suatu perusahaan baik untuk menantang, meniru , atau menghindarinya.
Ada beberapa strategi pemimpin pasar
Memperluas Pasar Keseluruhan
1.       Pemakai Baru
Setiap kelsa produk mempunyai potensi untuk menarik pembeli yang tidak peduli terhadap produk itu atau yang menolak produk itu karena harga atau tidak adanya atribut-atribut tertentu. Perusahaan paling sukses mengembangkan pemakai baru adalah shampo bayi Johnson&Johnson. Mula-mula mereka bingung karena angka kelahiran menurun, tetapi mereka mengamati ternyata anggota keluarga yang lainnya juga menggunakan shampo bayi. Manajemen Johnson&Johnson memutuskan melakukan melakukan kampanye iklan yang ditujukan orang dewasa. Shampo ini menjadi merk nomor satu dalam pasar shampo keseluruhan.
2.       Pengguna Baru
Pasar dapat diperluas melalui penemuan dan mempromosikan penggunaan-penggunaan baru suatu produk. Rata-rata orang india mengkonsumsi Prata –Sejenis kue dadar-, seminggu 2-3 kali. Produsen Prata akan mendapatkan keuntungan jika meraka dapat mempromosikan Prata dimakan pada suatu kesempatan lain sepanjang hari misalnya sebagai makanan ringan untuk meningkatkan frekuensi pemakainya.
3.       Pemakaian Tambahan
Strategi perluasan ketiga adalah meyakinkan masyaperluasan ketiga adalah meyakinkan masyarakat untuk menggunakan lebih banyak produk pada setiap kesempatan penggunaan.
Mempertahankan Pangsa Pasar
Selain berusaha memperluas, pemimpin pasar harus terus mempertahankan terhadap serangan pesaingnya. Aqua harus berjaga-jaga terhadap ades, Teh botol dengan Teh kita, Rinso terhasap So Klin.
1.       Pertahanan Posisi
Kebanyakan ide dasar pertahanan adalah membangun suatu benteng di sekeliling daerahnya yang tidak dapat diruntuhkan.
2.       Pertahanan Rusuk
Pemimpin pasar seharusnya tidak hanya menjaga daerahnya saja tetapi juga bergerak membuat penjagaan diluar  pos nya untuk melindungi sisi yang lemah atau ungkin digunakan sebagai basis invasi untuk serangan balik.
3.       Pertahanan Mendahului
Gerakan pertahanan yang lebih agresif adalah melakukan serangan terhadap musuh sebelum musuh mulai serangannya. Pertahanan ini menyatakan lebih baik mencegah dari pada mengobati.
4.       Pertahanan serangan balasan
Kebanyakan pemimpin pasar, ketika diserang, akan menanggapinya dengan serangan balasan. Pemimpin tidak dapat tinggal diam dalam menghadapi potongan harga, gemerlapnya promosi, perbaikan produk, atau invasi daerah penjualan yang dilakukan oleh pesaingnya.

5.       Pertahanan Bergerak
Melibatkan lebih banyak pemimpin yang secara agresif mempertahankan daerahnya. Pemimpin memperluas daerahnya masuk ke daerah baru yang dapat dijadikan pusat untuk bertahan dan menyerang di masa depan.
6.       Pertahanan Penciutan
Penciutan terencana bukan meninggalkan pasar, tetapi menutup daerah yang lebih lemah dan mengalihkan sumber dayanya untuk pasar yang lebih kuat.

Memperluas Pangsa Pasar
Pemimpin pasar dapat mengembangkan profitabioitas merka melalui meningkatkan pangsa pasar meraka. Perusahaan harus mempertimbangkan tiga faktor sebelum mengejar pangsa pasar secara membabi buta.
1.       Kemungkinan provokasi pesaing-pesaing yang iri berteriak “monopoli” jika perusahaan dominan terus naik pangsa pasarnya.
2.       Biaya ekonomi.
3.       Perusahaan dapat melakukan bauran pemasaran yang keliru dalam mengejar pangsa pasar yang lebih tinggi, sehingga tidak menaikkan laba.
Strategi Penantang Pasar
Penantang pasar merupakan perusahaan yang secara agresif mencoba memperluas pangsa pasarnya dengan menyerang pemimpin, perusahaan nomor dua, atau perusahaan kecil lainnya.
Menentukan Sasaran dan Lawan Strategik
Penantang pasar harus menentukan dulu sasaran strategiknya. Prinsip dasar tujuan militer mengatakan bahwa setiap operasi militer harus diarahkan ke sasaran yang jelas, tegas, dan dapat dicapai. Tujuan strategik dari kebanyakan pempin pasar adalah meningkatkan pangsa pasar mereka, memikirkan bahwa hal tersebut akan mengarah pada perolehan laba yang lebih tinggi.
Pada dasarnya penyerang dapat menyerang tiga jenis perusahaan:
1.       Menyerang pemimpin pasar
Strategi ini beresiko tinggi namun hasilnya dapat tinggi pula.
2.       Menyerang perusahaan sebanding yang tidak bekerja dengan baik dan keuangannya lemah.
3.       Menyerang perusahaan lokal atau kecil yang tidak baik dan keuangannya lemah.
Memilih Strategi Penyerangan
Titik awal dikenal sebagai prinsip massa, yang menyatakan bahwa daya tempur yang unggul harus dipusatkan pada waktu dan tempat yang tepat untuk tujuan yang tegas. Kita dapat membuat kemajuan dengan dengan membayangkan musuh yang menduduki suatu daerah pasar tertentu.
1.       Serangan Frontal
Penyerang dikatakan melakukan serangan frontal apabila ia mengerahkan besar-besaran kekuatannya untuk melawan musuhnya. Ia menyerang kekuatan musuh, bukan kelemahannya. Hasilnya tergantung pada siapa yang lebih kuat dan lebih tahan.
2.       Serangan Rusuk
Prinsip utama dari perang modern adalah pemusatan kekuatan melawan kelemahan. Penyerang mungkin menyerang pada sisi yang kuat untuk menyibukkan pasukan yang bertahan, tetapi kemudian melakukan serangan yang sesungguhnya di rusuk atau dibelakangnya yang tidak terduga oleh pasukan bertahan.
3.       Serangan Pengepungan
Adalah usaha untuk meraih daerah musuh melalui seerangan “kilat” terpadu. Dilakukan dengan melibatkan serangan besar dibeberapa sisi, sehingga musuh harus melindungi muka, sisi, dan belakang. Serangan pengepungan masuk akal bila penyerang memiliki sumber daya yang lebih baik.
4.       Serangan Menghindar
Merupakan serangn yang tidak langsung. Artinya, menghindari musuh dan menyerang pasar yang lebih mudah untuk memperluas basis sumber daya.
5.       Serangan Gerilya
Adalah pilihan lain yang ada di pasar penyerang, khususnya pasar yang lebih kecil yang mempunyai modal yang lemah. Perang gerilya terdiri dari bertempur dengan serangan kecil, seeangan terputus-putus pada daerah yang berbeda, dengan tujuan mengganggu mengacaukan musuh dan akhirnya menancapkan kakinya secara permanen ditempat tersebut.

Strategi-strategi Pengikut Pasar
Pengikut pasar adalah perusahaan nomor dua yang memilih untuk tidak menimbulkan gejolak, biasanya takut mengalami kerugian yang lebih banyak daripada mendapatkan keuntungan. Akan tetapi pengikut memiliki strategi untuk ikut aktif dalam pertumbuhan pasar.
Ada tiga strategi yang dibedakan:
1.       Penduplikat (cloner)
Cloner berusaha menyamai produk, distribusi, iklan, dan lainnya seperti yang dilakukan pemimpin pasar. Cloner yang ekstrim adalah pemalsu yang memproduksi produk pemimpin
2.       Peniru (Imitator)
Imitator meniru beberapa hal dari pemimpin tetapi menjaga diferensiasi dalam kemasan, iklan, penetapan harga, dan lain sebagainya.
3.       Pengubah (Adapter)
Adapter mengambil produk pemimpin dan mengubah dan sering pula memperbaiki produk tersebut. Adapter mungkin memilih menjual ke pasar yang berbeda dan menghindari konfrontasi langsung dengan pemimpin. Namun sering kali adapter tumbuh menjadi penantang masa depan.

Strategi Penceruk Pasar
Perusahaan lebih kecil umumnya menghindari persaingan melawan perusahaan lebih besar dengan mengarah kepada pasar kecil yang tidak menarik perusahaan besar.

Karakteristik ceruk pasar yang ideal:
1.       Ceruk merupakan suatu ukuran dan daya beli yang cukup untuk mendapatkan keuntungan.
2.       Ceruk mempunyai potensi pertumbuhan.
3.       Ceruk tidak menarik pesaing-pesaing utama.
4.       Perusahaan memiliki keahlian dan sumber daya yang diperlukan untuk melayani ceruk dalam model superior.
5.       Perusahaan dapat mempertahankan dirinya sendiri melawan serangan pesaing utama melalui goodwill pelanggan yang telah dibangun.

Penceruk mempunyai tiga tugas:  menciptakan ceruk, memperluas ceruk, melindungi ceruk. Sebagai contoh, Nike, Produsen sepatu olahraga, secara konstan menciptakan ceruk baru dengan mendesain sepatu kusus untuk olahraga dan berbagai kegiatan seperti naik gunung, bersepeda, dll. Kemudian Nike memperluas dengan mendesain versi dan merk yang berbeda. Akhirnya Nike harus melindungi posisi kepemimpinannya ketika pesaing-pesaing baru memasuki ceruk.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar